Zat Aditif Pengawet

Bahan Pengawet

Makanan yang kita temui di pasaran kebanyakan tidak mempunyai tingkat keawetan yang cukup baik, karena diakibatkan oleh bakteri dan juga jamur yang akan merubahnya menjadi makanan basi. Oleh karena itu diperlukan solusi guna membuat makanan menjadi lebih awet dan mempunyai daya tahan yang cukup lama. Proses pengawetan dilakukan hanya berdasarkan pada suatu prinsip untuk memerangi mikroorganisme-mikroorganisme yang menyebabkan pembusukan, sehingga mikroorganisme bisa dicegah proses pertumbuhan dan perkembangannya. 

Zat Aditif Pemanis

 Pemanis
Adalah bahan kimia yang berfungsi untuk menambah rasa manis pada
makanan dan minuman.
a) Pemanis Alami
Pemanis ini dapat diperoleh dari tumbuhan, seperti kelapa, tebu, dan aren. Selain itu, zat pemanis alami dapat pula diperoleh dari buah – buahan dan madu. Zat pemanis alami berfungsi juga sebagai sumber energi. Mengonsumsi pemanis alami secara berlebihan,akan mengalami risiko kegemukan. Orang yang sudah gemuk badannya, sebaiknya menghindari makanan atau minuman yang mengandung pemanis alami terlalu tinggi.

Zat Aditif Pewarna

zat aditif adalah zat-zat kimia yang ditambahan pada makanan yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat berupa zat pewarna, pemanis, pengawet dan penyedap dengan tujuan dalam rangka meningkatkan kualitas yang meliputi warna, penampilan, rasa dan juga supaya awet. Sifat zat aditif antara lain:

1. mempertahankan nilai gizi bahan makanan
2. memberi daya tarik pada penampilan
3. lebih awet dalam penyimpanan
4. tidak mengurangi zat-zat esensia dalam makanan
5. memperbaiki mutu makanan.

Organ Pencernaan

6 Organ Pencernaan Manusia dan Bagian-Bagiannya

Organ pencernaan adalah alat penunjang sistem pencernaan pada manusia. Secara garis besar, terdapat 6 organ utama dalam sistem pencernaan yaitu mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Berikut adalah 6 organ pencernaan manusia beserta bagian-bagiannya. Langsung saja kita simak yang pertama:

Mineral

 • Seperti halnya vitamin, mineral adalah nutrisi penting untuk pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit.
 • Mineral dan vitamin bertindak secara interaksi.
 • Tanpa beberapa mineral / vitamin, maka beberapa vitamin / mineral tidak berfungsi dengan baik.

Air

 Air diperoleh dengan langsung melalui minum dan secara tidak langsung dari buah-buahan atau makanan lain. Air dalam tubuh diperlukan dalam jumlah yang besar karena berfungsi untuk:

protein

Protein
 Merupakan senyawa organik yang tersusun atas C, H, O, N, dan kadangkala S, P. Komponen dasar protein adalah senyawa organik sederhana disebut asam amino, jadi di dalam saluran pencernaan, protein akan disederhanakan menjadi senyawa asam amino.

Lemak

 Lemak



Merupakan senyawa organik yang tersusun atas C, H, O.Komponennya adalah asam lemak dan gliserol.

Karbohidrat

 Karbohidrat (zat tepung)


 Merupakan senyawa organik yang tersusun atas C, H, O. Berdasar gugus gula penyusunnya karbohidrat

Sistem Pencernaan Makanan

  SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
 • Proses pencernaan pada manusia dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
 1. Pencernaan mekanik, adalah proses pengubahan makanan dari bentuk kasar menjadi bentuk kecil atau halus. Proses ini dilakukan dengan menggunakan gigi di dalam mulut.
 2. Pencernaan kimiawi, adalah proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan enzim, yang terjadi mulai dari mulut, lambung, dan usus.
 • Enzim adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh.
 • proses pencernaan makanan meliputi hal-hal berikut.
 1. Ingesti: pemasukan makanan ke dalam tubuh melalui mulut.
 2. Mastikasi: proses mengunyah makanan oleh gigi.
3. Deglutisi: proses menelan makanan di kerongkongan.
 4. Digesti: pengubahan makanan menjadi molekul yang lebih sederhana dengan bantuan enzim, terdapat di lambung.
 5. Absorpsi: proses penyerapan, terjadi di usus halus.
 6. Defekasi: pengeluaran sisa makanan yang sudah tidak berguna untuk tubuh melalui anus.

Teknologi Yang Terinspirasi Dari Struktur Jaringan Tumbuhan


Penerapan Jaringan Akar
Contohnya, struktur akar yang kokoh dan dapat menunjang tumbuhan pada daerah laut. Hal ini bisa dipakai sebagai dasar pengembangan pembangunan podasi pada tumbuhan, pondasi dalam pembuatan jembatan dan lain-lain. 
Gambar Penerapan Jaringan Akar pada Pondasi Bangunan

Pemantulan Cahaya

Pemantulan cahaya  terjadi apabila pancaran cahaya mengenai bidang pantul kemudian bidang pantul tersebut meneruskan pancaran cahaya terseb...