SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
• Proses pencernaan pada manusia dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
1. Pencernaan mekanik, adalah proses pengubahan makanan dari bentuk kasar menjadi bentuk kecil atau halus. Proses ini dilakukan dengan menggunakan gigi di dalam mulut.
2. Pencernaan kimiawi, adalah proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan enzim, yang terjadi mulai dari mulut, lambung, dan usus.
• Enzim adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh.
• proses pencernaan makanan meliputi hal-hal berikut.
1. Ingesti: pemasukan makanan ke dalam tubuh melalui mulut.
2. Mastikasi: proses mengunyah makanan oleh gigi.
3. Deglutisi: proses menelan makanan di kerongkongan.
4. Digesti: pengubahan makanan menjadi molekul yang lebih sederhana dengan bantuan enzim, terdapat di lambung.
5. Absorpsi: proses penyerapan, terjadi di usus halus.
6. Defekasi: pengeluaran sisa makanan yang sudah tidak berguna untuk tubuh melalui anus.
Teknologi Yang Terinspirasi Dari Struktur Jaringan Tumbuhan
Struktur Dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Tumbuhan tersusun atas banyak sel. Sel-sel itu pada tempat tertentu membentuk jaringan. Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama dan terikat oleh bahan antarsel membentuk suatu kesatuan.
Seiring tahap perkembangannya, jaringan penyusun tubuh tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa.
1. Jaringan Meristem
Struktur Dan Fungsi Buah & Biji Pada Tumbuhan
Struktur Dan Fungsi Bunga Pada Tumbuhan
Bunga merupakan modifikasi suatu tunas (batang dan daun) yang bentuk, warna, dan susunannya disesuaikan dengan kepentingan tumbuhan. Oleh karena itu, bunga ini berfungsi sebagai tempat berlangsungnya penyerbukan dan pembuahan yang akhirnya dapat dihasilkan alat-alat perkembangbiakan. Mengingat pentingnya bunga bagi tumbuhan maka pada bunga terdapat sifat-sifat yang merupakan penyesuaian untuk melaksanakan fungsinya sebagai penghasil alat perkembangbiakan, pada umumnya bunga mempunyai warna menarik, berbau harum, bentuknya bermacam-macam, dan biasanya mengandung madu
A.Struktur bunga
Bunga menjadi bagian dari tumbuhan. Bagian ini memiliki struktur dan fungsi tersendiri. Berikut ini penjelasan struktur dan fungsi bunga.Berdasarkan kelengkapan bagian bunga, yaitu perhiasan bunga dan alat kelamin bunga dibedakan menjadi bunga lengkap dan bunga tidak lengkap.
Struktur Dan Fungsi Daun Pada Tumbuhan
Struktur Dan Fungsi Batang Pada Tumbuhan
Batang merupakan organ tumbuhan yang umumnya terletak di atas tanah, walaupun ada beberapa tumbuhan yang batangnya berada di dalam tanah, misalnya Canna sp. Namun, di sini batang mempunyai ciri-ciri khusus yaitu bagian yang berdaun dan mempunyai buku dan ruas.
A.Struktur Batang
Sama dengan struktur akar, struktur batang terdiri atas struktur luar dan struktur dalam. Struktur luar pada tumbuhan tingkat tinggi dibedakan menjadi struktur tumbuhan berkayu dan struktur tumbuhan tak berkayu (herba). Sedangkan struktur dalamnya terdiri dari bagian epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat.
Struktur Dan Fungsi Akar
Akar tumbuhan merupakan struktur tumbuhan yang terdapat di dalam tanah. Akar sebagai tempat masuknya mineral (zat-zat hara) dari tanah menuju ke seluruh bagian tumbuhan. Akar merupakan kelanjutan sumbu tumbuhan.
A.Struktur Akar
Secara morfologi (struktur luar) akar tersusun atas rambut akar, batang akar, ujung akar, dan tudung akar. Sedangkan secara anatomi (struktur dalam) akar tersusun atas epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat.
1.Morfologi (struktur luar) akar
Morfologi akar tersusun atas batang akar, ujung akar, tudung akar, dan rambut akar
struktur tulang pada manusia
Tulang merupakan salah satu bagian yang paling kuat dan keras di dalam tubuh kita. Mengingat, bagian ini terbuat dari kolagen dan berbagai macam mineral, seperti kalsium, yang membuatnya kuat dan keras. Meskipun tulang berbeda dalam bentuk dan ukuran, pada dasarnya mereka memiliki struktur dan fungsi yang sama.
Tulang panjang terdiri dari 2 bagian utama yaitu:
LAPISAN DAN FITUR
Tulang tersusun atas sejumlah lapisan dengan materi yang berbeda. Terdapat beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan lapisan dan fitur tulang di seluruh tubuh. Berikut selengkapnya:
Periosteum
Periosteum adalah lapisan jaringan fibrosa yang menutupi seluruh bagian tulang, kecuali pada sisi ujung.
Tulang Kompak
Tulang kompak merupakan bagian yang padat dan keras, dan dapat ditemukan pada lapisan luar tulang yang halus. Tulang kompak mengelilingi sumsum tulang pada bagian poros (diafisis) dari tulang dan memberikan kekuatan pada bagian yang berongga. Tulang kompak memiliki banyak kanal (saluran) yang terdapat pembuluh darah dan saraf.
1. Pembuluh darah mengantarkan darah ke sel-sel tulang. Darah yang dibawa mengandung oksigen dan nutrisi bagi tulang. Pembuluh darah juga berfungsi untuk membawa kembali karbon dioksida dan sisa hasil dari produksi (ampas).
2. Saraf yang berada di tulang dan di sekitar bagian tersebut.
Rongga Medula
Rongga medula (meduller cavity) adalah ruang yang terdapat di dalam poros (diafisis) yang mengandung sumsum tulang kuning. Sumsum tulang kuning memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan jaringan lemak.
Tulang Spongiosa
Spongiosa atau yang juga disebut sebagai kanselus atau trabekuler merupakan tulang terbentuk dari potongan kecil, serta memiliki banyak ruang dan rongga seperti sarang lebah. Spongiosa menyimpan sumsum tulang merah di mana sel-sel darah dibuat. Pada manusia dewasa, sumsum merah dapat ditemukan terutama di bagian tengkorak, dada (sternum), tulang rusuk, tulang pinggul (pelvis), tulang selangka (klavikula) dan tulang belakang (vertebrae).
Tulang Rawan
Tulang rawan atau kartilago terletak pada bagian ujung tulang. Kartilago merupakan bagian jaringan ikat fibrosa yang mengandung sejenis zat seperti gel. Kartilago memiliki struktur yang lebih lembut dibandingkan dengan tulang pada umumnya, namun lebih kuat dari kebanyakan jaringan.
Sel Tulang
Tulang adalah jaringan yang sangat aktif, yang terus-menerus melakukan regenerasi (proses penggantian jaringan tua digantikan oleh jaringan yang baru). Hal ini karena tulang menanggapi perubahan kadar kalsium dalam darah, gaya gravitasi dan otot pada tulang.
Sebuah interaksi yang kompleks antara hormon tertentu, mineral dan sel-sel mengontrol proses regenerasi (remodeling) tulang. Tulang manusia terdiri dari 3 jenis sel hidup yaitu:
Tulang panjang terdiri dari 2 bagian utama yaitu:
- Diafisis (diaphysis) – “Badan” atau poros dari tulang yang membuat bagian tersebut memiliki ukuran yang panjang.
- Epifisis (epiphysis) – Epifisis adalah ujung bagian dari tulang panjang yang mana terdapat di setiap sisi pinggir dari tulang. Epifisis terdiri dari jaringan tulang kompak (compact bone) dan spongiosa (spongy bone).
LAPISAN DAN FITUR
Tulang tersusun atas sejumlah lapisan dengan materi yang berbeda. Terdapat beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan lapisan dan fitur tulang di seluruh tubuh. Berikut selengkapnya:
Periosteum
Periosteum adalah lapisan jaringan fibrosa yang menutupi seluruh bagian tulang, kecuali pada sisi ujung.
Tulang Kompak
Tulang kompak merupakan bagian yang padat dan keras, dan dapat ditemukan pada lapisan luar tulang yang halus. Tulang kompak mengelilingi sumsum tulang pada bagian poros (diafisis) dari tulang dan memberikan kekuatan pada bagian yang berongga. Tulang kompak memiliki banyak kanal (saluran) yang terdapat pembuluh darah dan saraf.
1. Pembuluh darah mengantarkan darah ke sel-sel tulang. Darah yang dibawa mengandung oksigen dan nutrisi bagi tulang. Pembuluh darah juga berfungsi untuk membawa kembali karbon dioksida dan sisa hasil dari produksi (ampas).
2. Saraf yang berada di tulang dan di sekitar bagian tersebut.
Rongga Medula
Rongga medula (meduller cavity) adalah ruang yang terdapat di dalam poros (diafisis) yang mengandung sumsum tulang kuning. Sumsum tulang kuning memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan jaringan lemak.
Tulang Spongiosa
Spongiosa atau yang juga disebut sebagai kanselus atau trabekuler merupakan tulang terbentuk dari potongan kecil, serta memiliki banyak ruang dan rongga seperti sarang lebah. Spongiosa menyimpan sumsum tulang merah di mana sel-sel darah dibuat. Pada manusia dewasa, sumsum merah dapat ditemukan terutama di bagian tengkorak, dada (sternum), tulang rusuk, tulang pinggul (pelvis), tulang selangka (klavikula) dan tulang belakang (vertebrae).
Tulang Rawan
Tulang rawan atau kartilago terletak pada bagian ujung tulang. Kartilago merupakan bagian jaringan ikat fibrosa yang mengandung sejenis zat seperti gel. Kartilago memiliki struktur yang lebih lembut dibandingkan dengan tulang pada umumnya, namun lebih kuat dari kebanyakan jaringan.
Sel Tulang
Tulang adalah jaringan yang sangat aktif, yang terus-menerus melakukan regenerasi (proses penggantian jaringan tua digantikan oleh jaringan yang baru). Hal ini karena tulang menanggapi perubahan kadar kalsium dalam darah, gaya gravitasi dan otot pada tulang.
Sebuah interaksi yang kompleks antara hormon tertentu, mineral dan sel-sel mengontrol proses regenerasi (remodeling) tulang. Tulang manusia terdiri dari 3 jenis sel hidup yaitu:
- Osteoblas - membangun tulang baru
- Osteoklas – mengganti tulang lama
- Osteosit - membawa nutrisi yang dibawa oleh darah ke bagian tulang dan membawa keluar limbah dari proses yang telah terjadi pada bagian ini.
Fungsi Rangka Pada Manusia
rangka memiliki peranan penting bagi tubuh kita.berikut fungsi dari sistem rangka pada manusia:

1. Menopang tubuh
Fungsi utama rangka ialah menopang tubuh sehingga mampu berdiri tegak atau posisi lainya.
Pentingya rangka pada manusia
Sistem rangka terdiri dari tulang dan gigi. Tubuh manusia normalnya memiliki 206 tulang yang dibutuhkan untuk berbagai fungsi dalam tubuh. Tulang tidak statis, yang berarti tulang yang secara terus-menerus berubah bentuk dan membentuk komposisi untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Jumlah tulang yang ada sejak lahir itu lebih banyak dan secara bertahap pun jumlah tulang akan melebur bersama sebagai tubuh ketika kita beranjak dewasa. Kerangka ini dibagi menjadi dua bagian. Kerangka aksial meliputi tulang tengkorak, wajah dan tulang belakang bersama dengan tulang rusuk dan tulang dada. Kerangka apendikularis meliputi tulang lengan, tangan, kaki dan panggul serta klavikula dan tulang belikat.
Langganan:
Postingan (Atom)
Pemantulan Cahaya
Pemantulan cahaya terjadi apabila pancaran cahaya mengenai bidang pantul kemudian bidang pantul tersebut meneruskan pancaran cahaya terseb...
-
GAYA Gaya , di dalam ilmu fisika , adalah interaksi apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda ber massa mengalami perubahan gerak, baik...
-
Cahaya mempunyai beberapa sifat seperti menembus, dapat dipantulkan, merambat,dan dapat dibiaskan. Agar lebih paham dan jelas maka berikut...
-
Pemantulan cahaya terjadi apabila pancaran cahaya mengenai bidang pantul kemudian bidang pantul tersebut meneruskan pancaran cahaya terseb...


