Tumbuhan Yang Batangnya Mengalami Modifikasi Struktur Dan Fungsi


Batang pada tanaman umumnya berfungsi menopang tanaman, namun banyak tanaman memiliki modifikasi pada batangnya. Modifikasi ini umumnya digunakan untuk menyimpan makanan atau reproduksi secara vegetatif.

Tumbuhan Yang Akarnya Mengalami Modofikasi Struktur Dan Fungsi

No.
Tumbuhan
Bentuk/struktur akar
Fungsi modifikasi akar
1.

Bengkuang
Hasil gambar untuk bengkoang'
Tunggang
Untuk tempat penimbunan cadangan makanan.
2.

Singkong
Hasil gambar untuk singkong
Serabut
Untuk tempat penimbunan cadangan makanan.
3.

Anggrek kalajengking

Hasil gambar untuk akar Anggrek kalajengking
Tunggang
Untuk menggantung batangnya.
4.

Benalu
Hasil gambar untuk akar benalu
Tunggang
untuk menghisap air dan zat-zat makanan.
5.

Sirih
Hasil gambar untuk akar sirih
Serabut
Sebagai perekat
6.

Wortel
Hasil gambar untuk akarwortel
Tunggang
Untuk tempat penimbunan cadangan makanan.
7.

Bawang-bawangan
Hasil gambar untuk akar bawang
Serabut
Untuk tempat penyimpanan cadangan makanan.
8.

Laos
Hasil gambar untuk akar laos
serabut
Untuk tempat penyimpanan cadangan makanan.
9.

Jahe
Hasil gambar untuk akar jahe
serabut
Untuk tempat penyimpanan cadangan makanan.
10.

Beringin
Hasil gambar untuk akar beringin
tunggang
akar gantungnya berfungsi untuk pernafasan.
11.

Mangrove
Hasil gambar untuk akar mangrove
tunggang
Akar yang naik keatas berfungsi untuk pernafasan.

hipotensi

Hipotensi adalah keadaan ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibandingkan normal dan biasa disebut dengan tekanan darah rendah.
Saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri, tekanan itulah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah.

hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai “pembunuh diam-diam” karena jarang memiliki gejala yang jelas. Satu-satunya cara mengetahui apakah Anda memiliki hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah.
Jika Anda belum memeriksa dan tidak tahu tekanan darah Anda, mintalah kepada dokter untuk memeriksanya. Semua orang dewasa sebaiknya memeriksa tekanan darah mereka setidaknya setiap lima tahun sekali.

anemia

Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Dengan kondisi tersebut, penderita biasanya akan merasa letih dan lelah, sehingga tidak dapat melakukan aktivitas secara optimal.
Anemia dapat terjadi dalam jangka waktu pendek maupun panjang, dengan tingkat keparahan ringan sampai berat. Pengobatan kondisi ini bervariasi tergantung pada penyebabnya. Anemia dapat diobati dengan mengonsumsi suplemen secara rutin atau prosedur pengobatan khusus.

varises

Varises adalah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang biasanya terjadi pada bagian kaki akibat penumpukan darah. Orang-orang yang menderita penyakit ini, pembuluh vena mereka juga dapat terlihat menonjol keluar berwarna biru atau ungu tua. Kadang-kadang bentuknya menyerupai simpul atau tali berpilin.

stroke

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Stroke adalah kondisi kesehatan yang serius yang membutuhkan penanganan cepat.

gangguan atau kelainan pada sistem peredaran darah dan upaya untuk mencegah (jantung koroner)


jantung koroner

Jantung koroner merupakan penyakit jantung yang di sebabkan oleh tersumbatnya arteri koroner, yaitu pembuluh yang menyuplai darah ke jantung.
Penyumbatan pembuluh tersebut dapat terjadi karena adanyaendapan lemak, terutama berupa kolesterol pada lapisan dalam dinding pembuluh. Penyumbatan pembuluh arteri demikian di kenal dengan istilaharteriosklerosis.

jantung dan pembuluh darah

B. Alat Peredaran Darah (Jantung dan pembuluh darah)
 Jantung
  • Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut perikardium.
  • Dinding jantung terdiri atas jaringan ikat padat yang membentuk suatu kerangka fibrosa dan otot jantung.
  • Serabut otot jantung bercabang-cabang 

Darah

A. Darah (alat transportasi utama)
  • Darah merupakan alat transportasi utama dalam sistem sirkulasi
  • Darah berfungsi :
  • mengangkut oksigen dan karbondioksida ke dan dari jaringan-jaringan dan paru-paru.
  • mengangkut bahan lainnya ke seluruh tubuh yaitu molekul-molekul makanan (seperti gula, asam amino) limbah metabolisme (seperti urea), ion-ion dari macam-macam garam (seperti Na+, Ca++,Cl–, HCO3–), dan hormon-hormon.
  • mengedarkan panas dalam tubuh.
  • berperan aktif dalam memerangi bibit penyakit.

struktur dan fungsi sistem peredaran darah

Sistem Peredaran Darah/ transportasi
  • Sistem transportasi adalah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan ke seluruh tubuh dan pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh.

upaya pencegahan diri dari bahaya narkoba

UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA
Kita semua harus berupaya untuk terhindar dari penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika. Pencegahan penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika memerlukan peran bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

dampak penggunan zat adiktif bagi kesehatan

Efek/Dampak Penyalahgunaan Minuman AlkoholAlkohol dalam minuman keras dapat menyebabkan gangguan jantung dan otot syaraf,mengganggu metabolisme tubuh, membuat janis menjadi cacat, impoten serta gangguanseks lainnya.

zat adiktif

1.      Pengertian Zat Adiktif
Zat adiktif adalah istilah untuk zat-zat yang pemakaiannya dapat menimbulkan ketergantungan fisik yang kuat dan ketergantungan psikologis yang panjang (drug dependence). Kelompok zat adiktif adalah narkotika (zat atau obat yang berasal dari tanaman) atau bukan tanaman, baik sintetik maupun semisintetik, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi sampai menghilangkan rasa sakit, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
2.      Macam – macam Zat Adiktif

zat aditif pengemulsi


sumber:http://airaivana.blogspot.co.id

zat aditif pengental

Pengental yaitu bahan tambahan yang digunakan untuk menstabilkan, memekatkan atau mengentalkan makanan yang dicampurkan dengan air, sehingga membentuk kekentalan tertentu. Pengental makanan lebih dikenal dengan sebutan Emulsifier.Pengental makanan juga termasuk salah satu dari berbagai macam zat aditif. Zat aditif adalah bahan yang ditambahkan atau dicampurkan terhadap makanan untuk menciptakan citarasa atau mutu yang lebih baik.

zat aditif pemberi aroma

Pemberi aroma adalah zat yang dapat memberikan aroma tertentu pada zat makanan atau minuman, sehingga dapat membangkitkan selera konsumen.

Hasil gambar untuk zat aditif pemberi aroma alami

Zat Aditif Penyedap

Bahan penyedap rasa merupakan bahan tambahan makanan yang berguna untuk melezatkan bahan makanan. Bahan ini dapat menimbulkan rasa enak dan mempertegas rasa. Bahan penyedap ini terdapat dalam bentuk alami dan buatan.

1. Penyedap Rasa Alami

Bahan penyedap dari bahan alami selalu terdapat di dalam setiap makanan. Jenis bahan penyedap ini banyak sekali.

Zat Aditif Pengawet

Bahan Pengawet

Makanan yang kita temui di pasaran kebanyakan tidak mempunyai tingkat keawetan yang cukup baik, karena diakibatkan oleh bakteri dan juga jamur yang akan merubahnya menjadi makanan basi. Oleh karena itu diperlukan solusi guna membuat makanan menjadi lebih awet dan mempunyai daya tahan yang cukup lama. Proses pengawetan dilakukan hanya berdasarkan pada suatu prinsip untuk memerangi mikroorganisme-mikroorganisme yang menyebabkan pembusukan, sehingga mikroorganisme bisa dicegah proses pertumbuhan dan perkembangannya. 

Zat Aditif Pemanis

 Pemanis
Adalah bahan kimia yang berfungsi untuk menambah rasa manis pada
makanan dan minuman.
a) Pemanis Alami
Pemanis ini dapat diperoleh dari tumbuhan, seperti kelapa, tebu, dan aren. Selain itu, zat pemanis alami dapat pula diperoleh dari buah – buahan dan madu. Zat pemanis alami berfungsi juga sebagai sumber energi. Mengonsumsi pemanis alami secara berlebihan,akan mengalami risiko kegemukan. Orang yang sudah gemuk badannya, sebaiknya menghindari makanan atau minuman yang mengandung pemanis alami terlalu tinggi.

Zat Aditif Pewarna

zat aditif adalah zat-zat kimia yang ditambahan pada makanan yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat berupa zat pewarna, pemanis, pengawet dan penyedap dengan tujuan dalam rangka meningkatkan kualitas yang meliputi warna, penampilan, rasa dan juga supaya awet. Sifat zat aditif antara lain:

1. mempertahankan nilai gizi bahan makanan
2. memberi daya tarik pada penampilan
3. lebih awet dalam penyimpanan
4. tidak mengurangi zat-zat esensia dalam makanan
5. memperbaiki mutu makanan.

Organ Pencernaan

6 Organ Pencernaan Manusia dan Bagian-Bagiannya

Organ pencernaan adalah alat penunjang sistem pencernaan pada manusia. Secara garis besar, terdapat 6 organ utama dalam sistem pencernaan yaitu mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Berikut adalah 6 organ pencernaan manusia beserta bagian-bagiannya. Langsung saja kita simak yang pertama:

Mineral

 • Seperti halnya vitamin, mineral adalah nutrisi penting untuk pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit.
 • Mineral dan vitamin bertindak secara interaksi.
 • Tanpa beberapa mineral / vitamin, maka beberapa vitamin / mineral tidak berfungsi dengan baik.

Air

 Air diperoleh dengan langsung melalui minum dan secara tidak langsung dari buah-buahan atau makanan lain. Air dalam tubuh diperlukan dalam jumlah yang besar karena berfungsi untuk:

protein

Protein
 Merupakan senyawa organik yang tersusun atas C, H, O, N, dan kadangkala S, P. Komponen dasar protein adalah senyawa organik sederhana disebut asam amino, jadi di dalam saluran pencernaan, protein akan disederhanakan menjadi senyawa asam amino.

Lemak

 Lemak



Merupakan senyawa organik yang tersusun atas C, H, O.Komponennya adalah asam lemak dan gliserol.

Karbohidrat

 Karbohidrat (zat tepung)


 Merupakan senyawa organik yang tersusun atas C, H, O. Berdasar gugus gula penyusunnya karbohidrat

Sistem Pencernaan Makanan

  SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
 • Proses pencernaan pada manusia dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
 1. Pencernaan mekanik, adalah proses pengubahan makanan dari bentuk kasar menjadi bentuk kecil atau halus. Proses ini dilakukan dengan menggunakan gigi di dalam mulut.
 2. Pencernaan kimiawi, adalah proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan enzim, yang terjadi mulai dari mulut, lambung, dan usus.
 • Enzim adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh.
 • proses pencernaan makanan meliputi hal-hal berikut.
 1. Ingesti: pemasukan makanan ke dalam tubuh melalui mulut.
 2. Mastikasi: proses mengunyah makanan oleh gigi.
3. Deglutisi: proses menelan makanan di kerongkongan.
 4. Digesti: pengubahan makanan menjadi molekul yang lebih sederhana dengan bantuan enzim, terdapat di lambung.
 5. Absorpsi: proses penyerapan, terjadi di usus halus.
 6. Defekasi: pengeluaran sisa makanan yang sudah tidak berguna untuk tubuh melalui anus.

Teknologi Yang Terinspirasi Dari Struktur Jaringan Tumbuhan


Penerapan Jaringan Akar
Contohnya, struktur akar yang kokoh dan dapat menunjang tumbuhan pada daerah laut. Hal ini bisa dipakai sebagai dasar pengembangan pembangunan podasi pada tumbuhan, pondasi dalam pembuatan jembatan dan lain-lain. 
Gambar Penerapan Jaringan Akar pada Pondasi Bangunan

Pemantulan Cahaya

Pemantulan cahaya  terjadi apabila pancaran cahaya mengenai bidang pantul kemudian bidang pantul tersebut meneruskan pancaran cahaya terseb...